Sunday, March 1, 2020

Warga Indonesia Akan di Pulangkan Dari Jepang

Presiden Princess Cruises Jan Swartz membentuk hati dengan kedua tangannya ke arah kapal pesiar Diamond Princess, saat penumpang turun dari kapal setelah karantina, akibat penularan virus korona baru (COVID-19) di dermaga di Yokohama, Jepang, Kamis (20/2/2020), dalam gambar yang didapatkan dari video di media sosial. ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/aww/cfo

PANDATOTO - Sebanyak 68 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess di Yokohoma, Jepang, diperkirakan tiba di Bandara Kertajati, Jawa Barat, Minggu 1 Februari 2020 pada pukul 23.30 WIB.

Para WNI yang merupakan kru kapal tersebut akan berangkat dari Bandara Haneda, Jepang, pukul 18.00 waktu setempat. Mereka sebelumnya berada di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Yokohama, Jepang.

Rencananya, para WNI berangkat menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, pada pukul 03.00 WIB melalui jalur laut. 

Adapun proses evakuasi dilakukan berkaitan dengan virus corona yang telah menyebar di kapal pesiar tersebut. Di kapal Diamond Princess yang ada di Yokohoma, Jepang terdapat 68 WNI yang menjadi ABK.

Sebanyak 23 personel tim evakuasi su dah diberangkatkan pada Jumat 28 Februari 2020, untuk menjemput mereka. Tim tersebut terdiri dari Staf Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri dan awak kabin pesawat Garuda Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan, 68 WNI yang akan dievakuasi telah melalui proses pemeriksaan kesehatan, ia pun memastikan 68 WNI itu dalam kondisi sehat.

Diketahui terdapat 10 WNI yang tidak ikut dievakuasi. Dua diantaranya tidak ikut dievakuasi karena ingin melanjutkan pekerjaannya di kapal Diamond Princess.

Mungkin Anda juga ingin tahu :

No comments:

Post a Comment