Tuesday, March 3, 2020

5 Fakta Warga Depok Positif Virus Corona

Sejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

PANDAHARIAN - Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19, Senin 2 Maret 2020.

Ada dua orang yang dinyatakan positif virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China ini. Keduanya merupakan perempuan berusia 64 tahun dan 31 tahun, yang memiliki hubungan ibu dan anak.

Keduanya saat ini sudah dalam perawatan dan penanganan sesuai dengan standar yang berlaku secara internasional. Presiden menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga negara Jepang yang positif virus ini di Malaysia dan sebelumnya melakukan perjalanan ke Indonesia.

Presidden menegaskan, seja kawal pemerintah telah bersiap dalam menghadapi penyebaran virus ini. Mulai dari mempersiapkan lebih dari 100 rumah sakit yang dilengkapi ruang isolasi hingga peralatan yang memadai sesuai standar internasional.

Berikut lima fakta terkait dua pasien Covid-19 :

1. Kronologi
    Dugaan infeksi ini diperkirakan terjadi pada 14 Februari 2020. Pada 16 Februari. Kedua orang itu merasa tidak enak badan dan batuk-batuk, sehingga melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok. Saat itu, keduanya hanya diminta untuk rawat jalan. 

Informasi ini kemudian diberitahukan kepada tenaaga medis yang merawatnya. Setelah itu, statusnya ditingkatkan dari orang yang dirawat dengan pengawasan pasien dalam pemantauan.

Pada tanggal 1 Maret 2020, keduanya dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso dan langsung dilakukan pengecekan.

2. Dirawat di RSPI
    Hingga kini, kedua orang itu masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Direktur Utama RSPI Mohammad Syahril mengatakan, kondisi dari kedua warga negara Indonesia yang positif virus corona dalam keadaan baik. 

Syahril menyebutkan tanda vital dari pasien berupa tensi, suhu, pernafasan, dan nadi kedua pasien tersebut dalam keadaan normal. 

3. Rumah diisolasi
    Kediaman kedua orang positif corona yang diketahui berada di Kota Depok, Jawa Barat langsung diisolasi pasca pengumuman. Menurut Terawan, langkah itu diambil sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. 

Proses isolasi melibatkan petugas kepolisian. Menurut Kaplsek Sukmajaya AKP Ibrahim, selain mengosongkan rumah, petugas juga memasang  garis polisi sebagai batas radius aman. 

4. 73 petugas RS Mitra Keluarga Depok diisolasi
    Setidaknya lebih dari 70 petugas medis dan staf RS Mitra Keluarga Depok yang sebelumnya sempat berinteraksi dengan kedua orang tersebut kini dinyatakan sebagai orang dalam pengawasan (ODP).

Kondisi kesehatan mereka terus dipantau secara berkala, guna mengantisipasi gejala-gejala virus corona sedini mungkin. Kan belum tentu juga orang yang close contact itu terkena. Jadi baru ada batuk dan pilek, belum ada demamnya, jadi masih dalam pemantauan.

5. Jawa Barat siaga 1
    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Jakbar sudah menetapkan status siaga 1 terhadap penularan virus corona sejak dua pekan lalu. 

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, ada 27 daerah yang rumah sakit (RS)- nya siap menangani pasien yang mengalami gejala penularan virus corona.

Tim tersebut diketuai oleh Emil sendiri. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan kondisi kesehatan individu, keluarga, teman atau orang terdekat.

Mungkin Anda juga ingin tahu :




    











No comments:

Post a Comment