Saturday, February 29, 2020

Makam Yang Terkena Longsor di Bogor

Makam TPU bogor longsor

PANDAHARIAN - Longsor di pemakaman umum Kampung Narengang, Kelurahan Ranggamekar, Kota Bogor mengakibatkan banyak makam yang hilang terbawa longsor dan hanyut ke sungai. Selain itu, longsor juga mengakibatkan banyak jenazah dan kain kafan menggatung di tebing.

Pasca longsor terjadi, warga sekitar mengaku kerap menemukan hal yang tidak lazim. Mulai dari tulang manusia yang tergeletak di aliran sungai, hingga hal-hal mistis seperti penampakan seorang perempuan dan suara-suara aneh di malam hari.

Warga yang tinggal di seberang aliran Sungai Cigading menyebut, tulang-tulang yang teronggok di bebatuan Sungai Cigading diduga merupakan tulang manusia dari jenazah yang makamnya terbawa longsor dan jatuh ke aliran sungai.

Malah pernah ada ular kobra, tapi terbungkus kain kafan gitu. Aneh juga sih, tapi ularnya terus dilepasin, enggak ada yang mau bunuh itu ularnya.

Sejak kejadian longsor pertama, suasana malam di sekitar tempat tinggalnya menjadi sedikit angker. Ia dan warga lainnya kerap mengalami kejadian mistis.

Kalau malam hari, sering dengar suara orang nangis, suata minta tolong. Pernah kita samperin, kita cek, tapi enggak ada siapa-siapa, sering kejadiannya.

Ketua RT 03/06 Kampung Nangerang, Kelurahan Ranggamekar, Dede Karmaji menyebut longsor diduga terjadi akibat tanah yang labil di bagian atas tebing. Sementara tanah di bagian bawah tebing terus terkikis oleh aliran sungai cigading.

Untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah makan yang hilang terbawa longsor, Pmkot Bogor kemudian merelokasi sedikitnya 8 makam ke tempat yang lebih aman. Tiga di antaranya merupakan makam yang kain kafannya menggatung di tebing yang longsor.

8 makam yang berhasil dievakuasi dari tebingan, kemudian dimakamkan kembali ke dalam satu lubang baru yang posisinya dianggap lebih aman. Jaraknya, hanya sekitar 39 meter dari tebingan.


Mungkin Anda juga ingin tahu :

No comments:

Post a Comment