Wednesday, February 26, 2020

Jakarta Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta Timur

Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar sudah terendam banjir sedalam lebih kurang 3 meter sejak dini hari, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

PANDAHARIAN - Banjir lagi- lagi merendam sejumlah wilayah Jakarta, Selasa 25 Februari 2020. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, banjir merendam 294 RW di Ibu Kota.

Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Bahkan sempat tergenang. Berikut ini fakta-fakta banjir yang terjadi di Jakarta pada Selasa kemarin :

1. Rendam 294 RW
    Data BPDB Jakarta per Selasa pukul 12.00 WIB, ada 294 RW yang terendam banjir. Catatan BPDB, banjir terparah terjadi di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian 2 meter. Imbas banjir, sebanyak 973 kepala keluarga (KK) dengan total 3.565 jiwa mengungsi di 40 lokasi pengungsian. 

2. Sekolah hingga tol kebanjiran
    Anies berujar, 375 sekolah di Jakarta (417 persen dari total 7.955 sekolah) terdampak banjir hingga Selasa sore. Sejumlah sekolah bahkan diliburkan, para peserta didik diminta untuk belajar di rumah. Tak hanya sekolah, sebagian tol juga tergenang akibat hujan yang mengguyur Jabodetabek.

3. Operasional bus transjakarta dan KRL terganggu
    Banjir yang melanda Jakarta menyebabkan operasional transportasi umum terganggu. Sejumlah rute bus transjakarta dialihkan dan di perpendek. Bahkan, ada pula yang tidak dioperasikan.

4. AEON Mall diserang warga
    Di tengah akswi warga tersebut, situasi sempat memanas. Sebagian orang merusak toko dan pintu palang parkir, serta mencorat-coret konten pornografi pada AEON Mall JGC. 

5. Penyebab banjir
    Menurut informasi BPDB, banjir disebabkan hujan lebat dan cuaca ekstrem. Berdasarkan pengukuran Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Stasiun Kemayoran, curah hujan tertinggi di Jakarta mencapai 278 milimeter per hari.


Mungkin Anda juga ingin tahu :



No comments:

Post a Comment