Saturday, February 29, 2020

Mahathir Ajukan Diri Jadi Kandidat PM Malaysia

Malaysias interim Prime Minister Mahathir Mohamad smiles during a press conference after unveiling an economic stimulus plan aimed at combating the impact of the COVID-19 novel coronavirus at the Prime Ministers Office in Putrajaya on February 27, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

PANDAHARIAN - Pergolokan politik di Malaysia terus bergulir tanpa henti. Mahathir Mohamad, yang baru saja mengundurkan diri, tiba-toba menawarkan diri untuk menjadi kandidat Perdana Menteri (PM) baru. Koalisi Pakatan Harapan (PH) juga telah menyatakan dukungan untuk Mahathir.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Sabtu 29 Februari 2020, Mahathir yang kini menjadi Pm interim Malaysia, menyatakan dirinya siap untuk menjadi kandidat PM baru Malaysia. Diketahui bahwa awal pekan ini, Mahathur mengajukan pengunduran diri dari jabatan PM yang dipegangnya sejak pemilu 2018.

Pernyataan ini disampaikan Mahathir setelah Muhyiddin Yassin selaku Ketua Partai Pribumi Bersatu Malaysia atau Partai Bersatu yang didirkan dirinya, menyatakan dirinya mendapat dukungan penuh dari 36 anggota parlemen dari Partai Bersatu untuk menjadi kandidat PM yang baru.

Muhyiddin juga mendapat dukungan penuh dari partai-partai oposisi seperti Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Partai Islam Se-Malaysia (PAS), Asosiasi China Malaysia (MCA). dan Muhyiddin sedikit lebih unggul dari Anwar Ibrahim, yang sebelumnya dicalonkan koalisi PH untuk menjadi kandidat PM baru.

Dalam pernyataan terbaru pada Sabtu 29 Februari 2020 waktu setempat. Mahathir menegaskan dirinya tidak menandatangani deklarasi apapun untuk mendukung individu mana pun. Mahathir bermaksud menyangkal pernyataan yang menyebut dirinya mendukung Muhyiddin sebagai kandidat PM baru.

Penegasan yang disampaikan Mahathir ini menjadi bukti kuat bahwa Mahathir berupaya menjauhkan diri dari pernyataan Partai Bersatu soal dukungan penuh untuk Muhyiddin. Terlebih setelah diketahui bahwa Muhiyiddin juga mendapat dukungan daru UMNO, yang merupakan bekas partai Mahthir.

Mungkin Anda juga ingin tahu :






No comments:

Post a Comment