Thursday, February 27, 2020

Iran Batalkan Salat Jumat Karena Virus Corona

A public bus driver, right, and a pedestrian wear masks to help guard against the Coronavirus in downtown Tehran, Iran, Sunday, Feb. 23, 2020. On Sunday Irans health ministry raised the death toll from the new virus to 8 people in the country, amid concerns that clusters there, as well as in Italy and South Korea, could signal a serious new stage in its global spread. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

PANDAHARIAN  - Otoritas Iran memutuskan untuk membatalkan salat Jumat di puluhan kota, te rmasuk ibu kota Teheran. Pembatalan ini diumumkan di tengah semakin merebaknya wabah virus corona di negara tersebut.

Seperti dilansir PANDATOTO, Jumat 28 Februari 2020, Dewan Pembuat Kebijakan Salat Jumat Iran dalam pernyatannya mengumumkan pembatalan salat Jumat di sedikitnya 23 kota, termasuk Teheran, Qom yang menjadi pusat wabah virus corona. Masshhad dan sejumlah wilayah lainnya.

Disebutkan Dewan Pembuat Kebijakan bahwa ibadah salat Jumat tidak akan digelar di beberapa kota yang telah ditetapkan sebagai 'titik-titik' sensitive oleh para Gubernur dan dakan universitas medis setempat melalui pernyataan tertulis.

Kepala Kantor Urusan Salat Jumat Teheran, Baqer Pishnamazi, menyatakan Dewan Pmebuatan Kebijakan akan segera merilis pernyataan menyangkut ibadah salat untuk beberapa pekan ke depan.

Diketahui bahwa wabah virus corona di Iran semakin meralela. Kota Qom, yang menjadi tujuan para peziarah muslim dari berbagai dunia, disebut sebagai pusat penyebaran virus corona di negara ini.

Para pakar mengkhawatirkan Iran mungkin menyembunyikan jumlah kasus dan korban meninggal akibat virus corona, merujuk pada penyebaran luas yang terjadi di Iran dan negara-negara sekitarnya.

Sejauh ini, 26 orang dilaporkan telah meninggal akibat virus corona di Iran. Negara itu telah melaporkan ratusan kasus terkonfirmasi coronavirus.


Mungkin Anda juga ingin tahu :







No comments:

Post a Comment